Fasad Vernakular

Fasad Vernakular mengacu pada desain arsitektur yang terbentuk dari nilai budaya, klimatologi, dan tradisi lokal. Ini adalah perwujudan yang mencerminkan karakteristik dan keunikan suatu daerah. Contoh fasad vernakular dapat ditemukan di desa-desa tradisional, rumah-rumah adat, dan bangunan-bangunan bersejarah. Ini adalah bentuk arsitektur yang mencerminkan kekayaan budaya dan keunikan suatu tempat. Berikut beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang fasad vernakular:

Material yang Tersedia di Daerah Setempat

  • Fasad vernakular menggunakan bahan-bahan yang tersedia secara lokal. Contohnya, penggunaan batu atau kayu yang khas dari wilayah tersebut.
  • Material ini memberikan bentuk yang unik dan ciri khas pada fasad.

Motif dan Ornamen Lokal

  • Fasad vernakular sering menampilkan motif-motif yang berasal dari adat dan budaya setempat.
  • Ornamen-ornamen ini memperkaya tampilan fasad dan menghubungkannya dengan identitas lokal.

Karakteristik yang Berbeda-beda

  • Setiap daerah memiliki ciri khas sendiri dalam desain fasad vernakular.
  • Bentuk, warna, dan detail fasad dapat bervariasi tergantung pada tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat.

Pentingnya Mempertahankan Identitas Lokal

  • Fasad vernakular adalah bagian dari warisan budaya suatu daerah.
  • Dengan mempertahankan dan menghargai desain vernakular, kita juga memperkuat identitas lokal.
  • Jendela besar dengan bingkai minimalis memberikan kesan modern dan memaksimalkan pencahayaan alami.
  • Kaca sebagai elemen utama pada fasad memberikan tampilan yang terbuka dan luas

beberapa cara merawat fasad agar tetap mempesona

  1. Pembersihan Berkala:
    • Bersihkan fasad secara rutin untuk menjaga kebersihan dan keindahan.
    • Perhatikan area-area yang rentan kotoran seperti jendela, pintu, dan ornamen.
  2. Perbaikan Tepat Waktu:
    • Jika ada kerusakan pada fasad, segera lakukan perbaikan. Ini termasuk mengganti cat yang terkelupas, memperbaiki retakan, dan mengganti bagian yang rusak.
    • Pastikan pilar, tiang, dan dekorasi tetap dalam kondisi baik.
  3. Pemilihan Material Lokal:
    • Gunakan bahan atau material yang tersedia secara lokal. Ini memperkuat karakter vernakular.
    • Material alami yang mudah ditemukan di sekitar daerah Anda akan mempertahankan keaslian fasad.
  4. Ornamen dan Motif Lokal:
    • Jaga ornamen dan motif yang berasal dari tradisi lokal.
    • Ornamen-ornamen ini memperkaya tampilan fasad dan menghubungkannya dengan identitas daerah.
  5. Pencahayaan yang Tepat:
    • Pertimbangkan pencahayaan luar ruangan yang sesuai dengan gaya vernakular.
    • Pencahayaan yang baik memperkuat tampilan fasad.
  6. Perhatikan Kelembaban:
    • Kelembaban dapat merusak bahan bangunan. Pastikan fasad tidak terkena kelembaban berlebih.
    • Periksa apakah ada retakan atau bocoran yang memungkinkan air masuk.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook
WhatsApp