Plumbing Pengertian, jenis, fungsi dan sistem perencanaanya

Daftar Isi

Plumbing / plambing adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sistem perpipaan.  Plumbing adalah suatu sistem pengelolaan air pada bangunan yang mengatur tentang pemasangan pipa, tangki, dan peralatan lainnya. Sistem ini mengatur penyediaan air bersih, distribusi air bersih, hingga pembuangan dan pengelolaan air kotor agar tidak mencemari lingkungan di sekitar bangunan.

Peraturan yang berlaku di Indonesia untuk pekerjaan plumbing adalah  sesuai dengan standar SNI 8153:2015 (Download disini) yang membahas tentang Sistem plambing pada bangunan gedung. Untuk pekerjaan plumbing yang sesuai standar serahkan pekerjaan plumbing kepada kontraktor yang memiliki tenaga ahli yang berpengalaman.

Jenis Jenis Sistem Plumbing

Terdapat beberapa jenis sistem plumbing yang dibagi berdasarkan fungsi atau kegunaannya. Berikut adalah jenis jenis sistem plumbing yang harus Anda pahami:

1. Plumbing Air Bersih
Plumbing air bersih memiliki fungsi untuk menyalurkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dalam konstruksi bangunan, misalnya mencuci piring, mandi, dan lain-lain.

2. Plumbing Air Kotor
Fungsi plumbing air kotor adalah untuk membuang air yang sudah tidak bisa digunakan kembali atau memerlukan penanganan khusus, misalnya air limbah dapur, air kloset, dan lain-lain.

3. Plumbing Air Bekas
Plumbing air bekas memiliki fungsi untuk menampung sisa air yang masih dapat digunakan lagi, misalnya air cuci tangan di wastafel, air mandi, dan lain-lain.

4. Plumbing Air Hujan
Plumbing air hujan berfungsi untuk menyalurkan air hujan kembali ke kota agar dapat diolah dan digunakan kembali.

5. Plumbing Ventilasi
Plumbing ventilasi berfungsi untuk mengisi udara dari instalasi pipa plumbing bekas dan kotor. Tujuan mengisi udara pada kedua saluran tersebut adalah untuk menghindari keduanya dari macet yang dapat membuat suasana di bangunan menjadi kurang nyaman.

Fungsi sistem plumbing

Pada bangunan, fungsi plumbing adalah sebagai berikut:

  • Menyediakan air bersih pada bangunan;
  • Menyediakan sistem distribusi air bersih pada area yang dikehendaki dalam sebuah bangunan.
  • Menyediakan sistem pembuangan air kotor yang aman agar tidak terjadi pencemaran pada bangunan.
  • Menyediakan sistem ventilasi udara agar sirkulasi udara di dalam gedung tetap terjaga, terutama pada area pembuangan air kotor.
  • Menjadi sistem pencegah kebakaran.
  • Menjadi sistem distribusi air hujan.
  • Meningkatkan kenyamanan pengguna bangunan.

peralatan yang umum ditemukan pada instalasi plumbing:

Berikut adalah jenis-jenis peralatan yang umum ditemukan pada instalasi plumbing:

1. Pipa

Dalam plumbing, pipa berfungsi sebagai media untuk menyalurkan air. Pipa disusun sedemikian rupa hingga membuat sistem agar air dapat mengalir menuju arah yang dikehendaki. 

2. Valve

Agar laju air dalam pipa bisa tetap terarah, dibutuhkan valve. Ada beberapa jenis Valve yang umum digunakan dalam sistem plumbing, seperti:

  • Gate Valve, sesuai namanya, katup gerbang bekerja layaknya sebuah gerbang yang bisa menutup dan membuka. Saat katup membuka, air akan mengalir dan saat katup tertutup, maka aliran air akan berhenti. 
  • Globe Vlave Fungsi katup globe pada sistem plumbing adalah mengalirkan dan menghentikan air—mirip seperti katup gerbang. Namun, dengan adanya steker dan cakram, aliran air yang melalui katup globe akan membentuk pola S. Dengan pola seperti ini, tekanan air bisa tetap stabil dan tidak naik.
  • Check Valve Berfungsi untuk menahan aliran balik jika pompa air tiba-tiba berhenti bekerja. Pemasangan katup cek harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi lonjakan tekanan air (water hammer).
  • Pressure Regulator Valve, Katup penurun tekanan bertugas mengurangi tekanan di dalam pipa. Dengan adanya katup ini, maka tekanan yang dihasilkan air pun bisa tetap terkontrol dan tidak melampaui batas aman (4,0 kg/cm2). Instalasi katup ini biasanya dilakukan pada cabang pipa dari poros masuk.
  • Peralatan Tambahan, selain pipa dan katup, instalasi plumbing juga membutuhkan beberapa peralatan tambahan seperti: Manometer: mengatur tekanan air di dalam pipa, biasanya dipasang pada pipa pembuangan (discharge pipe). Flexible Joint: meredam getaran dari pompa, dipasang pada pipa penghisap (suction pipe) dan pipa pembuangan. Strainer: menyaring kotoran yang ukurannya kecil agar tidak masuk ke pipa, dipasang pada pipa penghisap.

Perencanaan Sistem Plumbing

Instalasi plumbing memerlukan perencanaan yang matang, karena hal ini berhubungan langsung dengan konstruksi bangunan, karena tanpa perencanaan matang bisa mempengaruhi kekuatan  dan menurunkan kemampuan konstruksi bangunan.

Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah :

1. Konsep dan Denah Bangunan.
Menentukan titik-titik akses plumbing dalam perencanaan, serta menghitung pengaruhnya terhadap kekuatan konstruksi gedung. Karena pada dasarnya instalasi plumbing adalah kompleks, karena memiliki bagian, jenis dan fungsi berbeda tapi harus tetap ada. Sementara konstruksi bangunan harus terjaga kekuatannya karena sebagai penyokong penuh.

Perencanaan ini tentunya adalah koordinasi antara perencanaan bangunan (sipil) konstruksi dan perencanaan instalasi plumbing. Guna menjaga segi arsitektual, atau estetika bangunan.

2. Perlindungan Terhadap Konstruksi Gedung
Seperti pada poin 1, pemilihan akses pipa plumbing harus disesuaikan dengan denah serta kekuatan konstruksi bangunan, untuk menghindari menurunnya kekuatan konstruksi.

3. Perlindungan Kerusakan Pipa
Sama penting dengan konstruksi, bahwa melindungi pipa dengan menempatkan pada posisi yang tepat, dengan bahan yang tepat dan perlindungan tiap jenis pipa adalah penting. Misalkan pada pipa BS tanam (underground) perlu adanya perlindungan khusus agar tahan terhadap pengaruh asam tanah yang menyebabkan korosi.

4. Perencanaan Plumbing Yang Standar
Menghindari adanya penyumbatan karena kesalahan proses pengerjaan, pengaturan level yang tidak tepat misalnya nilai kemiringan pipa, pengaturan pipa yang menimbulkan turbulensi yang berakibat kerusakan pada pipa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook
WhatsApp