
Sistem Instalasi Plambing
Recent Article


Tips Memilih Furniture Rumah Yang Tepat

Tahukah anda standar warna pipa berdasarkan SNI, ASME, BS atau JIS

Tahapan penanganan, pengangkutan dan penyimpanan pipa yang benar

Tahapan menghitung RAB renovasi rumah

Sistem Instalasi Plambing
Let's build a project!
Follow us On

Sistem Instalasi Plambing
Sistem plambing atau yang sering disebut sebagai system pemipaan (plumbing
system) merupakan sistem penyediaan air bersih dan system pembuangan yang saling
berkaitan yang dalam pembuatannya maupun perancanganya sesuai dengan Undang
Undang yang berlaku di Indonesia.
Dalam hal perencanaan penyediaan air bersih dan pembuanagn air kotor wajib
memenuhi standar yang ditentukan oleh pemerintah, dalam hal ini penulis menggunakan
Standar Nasional Indonesia diantaranya adalah SNI 8153:2025 Sistem plambing pada bangunan gedung
Secara umum sistem plambing ini berfungsi sebagai penyediaan air bersih
maupun air minum ke suatu tempat yang dikehendaki dengan tekanan yang cukup serta
untuk membuang air kotor maunpu air limbah ke tempat yang telah ditentukan tanpa
mencemari atau merusak lingkungan sekitar.
Alat plambing
Adalah peralatan plambing yang akan digunakan, misalnya kloset, urinal atau
peturasan, lavatory, faucet, shower, floor drain, dsb. Jenis dan jumlah peralatan
plambing pada suatu bangunan tergantung dari fungsi bangunan, misalnya untuk
perkantoran, hotel, sekolah, dll.
Unit Alat Beban Plambing (UABP)
Adalah satuan beban dari masing-masing alat plambing yang akan digunakan. Setiap jenis alat plambing mempunyai nilai beban yang berbeda-beda dengan jenis alat plambing lainnya. UABP ini perlu diketahui kaRena mempengaruhi diameter pipa yang digunakan dan disambungkan pada alat plambing tersebut.
Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan suatu bangunan sederhana maupun gedung yang lebih besar. Oleh karena itu perencanaan dan perancangan sistem plambing harus dilakukan bersamaan dan sesuai
dengan tahapan-tahapan perencanaan dan perancangan gedung itu sendiri, tentunya
dengan memperhatikan secara seksama hubungannya dengan bagian-bagian konstruksi
gedung serta peralatan lainnya yang ada di dalam gedung tersebut (seperti pendingin
udara, peralatan listrik, dan lain-lain). Hal-hal yang perlu diketahui dalam perencanaan
suatu sistem plambing adalah jenis dan penggunaan bangunan, denah bangunan, dan
jumlah penghuni yang menempati bangunan tersebut.
